top of page

Renaissance, ini permulaan

  • Writer: Rifando Suryawan
    Rifando Suryawan
  • Aug 12, 2021
  • 2 min read

Updated: Aug 12, 2021

... tapi kuharap bisa menjadi jejak titik tolak setiap perjalanan hidup yang kujalani waktu demi waktu.



Bingung, adalah kata pertama untuk mengawali catatan jurnalku hari ini. Bahkan untuk mulai menulis saja, aku harus mempertimbangkan template apa yang bisa kupakai dari Microsoft word untuk menulis tulisan ini. Terlihat membuang waktu dan begitu tidak substansial bagi sebagian orang untuk mulai menulis. Tapi tidak bagiku dan sebagian orang yang sama denganku, memang beginilah manusia yang punya pilihan dan caranya masing-masing. Lucunya, akhirnya aku memutuskan untuk tidak menggunakan template apa pun, karena memang tidak ada template yang tersedia untuk catatan jurnal, yang ada malah jurnal penelitian. Tidak jadi menulis jurnal harian malah mencari tahu faktor-faktor apa yang mempengaruhi seorang penulis jurnal harian kebingungan dalam memulai kegiatan menulisnya. Memang beginilah ciri orang sepertiku: banyak berpikir untuk memulai sesuatu tanpa tahu apakah hal itu benar-benar penting untuk dilakukan atau tidak.


Kira-kira begitulah pengantarku sebagai orang yang kebingungan sebelum beranjak masuk ke hal yang akan kutuliskan dalam catatan hari ini. Apa yang akan kutulis hari ini sebenarnya merupakan ungkapan dari hasratku yang terlahir kembali untuk menulis, seperti renaissance yang berusaha membawa kembali kebudayan-kebudayaan Yunani yang lama terpendam dari “abad kegelapan” ke awal “adab pertengahan”. Abad kegelapan menulisku adalah ketika rasa malas membelengguku untuk menuliskan secara rapi dan jelas di sebuah catatan khusus seperti jurnal harian yang memang sejak awal belum aku rencanakan tempat dan waktu pasti untuk menulisnya. Sebelumnya, aku berniat menjadikan Twitter sebagai tempat jurnalku, tapi setelah kujalani aktif kurang lebih setahun, aku pikir kurang bagiku untuk benar-benar melakukan apa yang disebut sebagai journaling sendiri. Aku juga merasa selama menulis di Twitter hanya sebatas menuliskan cuitan atau status belaka yang tidak ada bedanya dengan aktivitas di media sosial lain. Dan di masa renaissance-ku ini bisa kubilang sebagai momen dimana semangat menulis itu muncul untuk memulai perjalanan journaling-ku ke depan dengan konsisten. Tidak serta merta usaha menulis ini muncul karena alasan ingin-ingin atau iseng-iseng saja, tapi kuharap bisa menjadi jejak tanda titik tolak setiap perjalanan hidup yang kujalani waktu demi waktu. Baik, waktu sudah berlalu satu jam lebih dari tanggal tulisan ini dibuat yang berarti hari selanjutnya telah berjalan. Inilah catatanku hari ini, ini adalah awal.


Sekian


Rabu, 11 Agustus 2021

 
 
 

Recent Posts

See All
One Punch Day

…akibat transisi dari suasana pekerjaan yang… Hari ini merasa jadi hari yang banyak ditemani dengan pekerjaan yang harus segera...

 
 
 

Comments


  • Twitter
  • Instagram
  • YouTube

fLOG

+62 812 2717 2112

rifandonafi@yahoo.co.id

© 2021 by Rifando Suryawan.

Proudly created with Wix.com

Contact

Ask me anything

Thanks for submitting!

bottom of page